SEJARAH NAMA MARTIMBANG


  Martimbang adalah bahasa Batak Toba yang bisa diartikan dengan setimbang, barter, take-and give,  dsb.


  Kata sahibul-hikayat, seorang datu menaiki gunung Martimbang bersama seorang keponakannya bernama Baluhap, yang bertugas sebagai perintis jalan, menebas belukar dengan parang ditangan, agar mereka berdua lebih mudah menuju ke puncak gunung yang dulu belum dimanfaatkan oleh perusahaan telekomunkasi itu.1]

Setelah melakukan semacam ritual di puncak Martimbang sang dukun lalu turun.Karena manurungi tobing-tobing adalah lebih sulit daripada me-Naek-Itobing-tobing, sang dukun lalu menyuruh ponakannya Baluhap memotong dahansebuah pohon untuk dijadikan tongkat.

Lalu sang dukun meninggalkan kotak tembakaunya diatas tanah dekat pohon yangdahannya dipotong itu.
Ponakannya heran lalu bertanya, tulang kenapa tulang meletakkan  kotaktembakau itu disana ?
Martimbang, jawab sang dukun singkat.

Sang ponakanpun mengangguk angguk, tapi bukan karena mengerti, he-he.Keduanya meneruskan perjalanan turun gunung itu hari itu juga, tanpa banyakberbicara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar